sifat hakikat dalam bukti

kalau berani hidup,
di situlah akan adanya mati..
kalau bersenjatakan roh,
peperangannya ialah ajal.

Tuesday, 8 November 2011

langit hitam

ku seperti langit hitam..
tak berwarna bercahaya..
menumpangmu...

untuk terang...selamanya...

kau seperti bayang hidup...
mengajarku erti terang...
aku lihat...engkau hidup...
dalam hatiku...

kita terbang...
merantai langit...
dengan cinta...
dari dunia...

dan hidup pasti pergi..
jangan lepas aku pergi...
dalam gelap....


selamat menghayati....

pergi yang ditatap

tidur malam yang tidak lena...
bangun siang yang kusut...
hidup bercelaru...
aku masih dengar dentum nafasmu di katil putih
selimutnya berlubang halus-halus...

mari bergantung di bahuku...
lemah kakimu biar bertumpang pada kuatku..
mandikan tubuhmu,biar kututup pintu...

jangan menangis..
jangan rendahkan dirimu...
aku masih bertali padamu...
membantumu sedaya tenagaku..

tapi sebenarnya..
hari pasti berakhir...
ucapan pada lidah pendekmu merupakan...
undangan kesedihan...
pada ruang yang merasakan kau pernah hadir dengan bising pekikmu...

kini...
wajahmu tidak berjasad lagi..
kata orang mati itu pasti..
hidup itu insyaAllah...

selamat pulang..
selamat kembali..
orang yang dikasihi...
semoga kembali dengan senyuman..
atas taubat yang kau iringkan dengan sengsaramu...
pergimu kami tatap denagn titip doa...

Al-fatihah untuk Wan Abdul Halim..semoga tenang dikau kembali...