sifat hakikat dalam bukti

kalau berani hidup,
di situlah akan adanya mati..
kalau bersenjatakan roh,
peperangannya ialah ajal.

Friday, 21 February 2014

Ketika dunia menjadi keping...



Ketika bintang hilang cahaya...
Gegar dunia melambung ketakutan..
Jiwa-jiwa mulai bergetar...
Gundah-gulana jadi pakaian...

Ketika tiupan demi tiupan...
Berhembus kian berhembus..
Ganas menyapa siapa yang dusta
Siapa yang derhaka...

Ketika ibu tinggalkan anak...
Ketika harga dunia merundum jatuh...
Tiada bahagia lagi untuk semua...
Hidup yang dipinjam dibayar maut...

Ketika ombak melmabung membaham gunung...
Burung-burung hilang kicau merdu...
Pepohon rimbun dilontar ke sana kemari...
Ngauman sangkakala tak didustakan lagi...

Langit terbelah menghempap bumi...
Hancur luluh isinya kehidupan...
Siapa engkau,berpangkat apa,kuat,lemah,hamba atau tuan...
Tiada terkecuali untuk menjadi abu azab...

Semesta alam huru hara..
Dunia menjadi keping-keping...
Semua orang mengetahuinya...
Hari yang menjadi rahsia Tuhan...

Hari yang menimpa umat alam...
Dekatnya entah bila...
Tak kejar sekalipun ia datang menerpa...
Keadaannya tiada siapa terbayang...
Bila dunia menjadi keping-keping...

Dileburkan Tuhan bila terdetik waktunya...

Monday, 16 December 2013

Selamat bertemu kemudian


Serumpun kasih diikat bersaudara..
Siapa sedar suasana kita?
Engkau,dia dan mereka...
Kenal pun tidak,bersua canda mengukir cerita..

di hari hujan kita berpayung bersama ketawa...
titis hujan lencunkan pakaian..
menggigil kita di bawah langit tuhan..
menanti mentari hangatkan badan..

di sini...sejuta langkah bisu dihapus debu...
di sini...ribuan kesakitan menoreh hati...
di sini...kau jadi ibuku...aku jadi ayahmu..
kita berkeluarga tidak rasmi...

waktu mana pernah berhenti berputar...
nyanyian kita yang sumbang didengari mereka..
hilai pekik bermacam suara..
di malam hari menemani bunyi kipas berpusing...

4 tahun kian bersisa..
Aku berjuang kau juga menitis keringat..
Keringat itu digelar bauan kenangan..
Sisa-sisa akhir bakal ternoktah...

Meleraikan dakapan yang tak pernah diduga...


Sekejap nanti...
Kita akan hentikan waktu ini...
Kerana waktunya telah tamat...
Kau,dia dan mereka dengan haluan yang berbeza..
Mencari nasib yang ditentukan tuhan..
Dalam jalan yang tak pernah sama dan tak pernah serupa...

4 tahun kita di sini...
Sekejap nanti akan berhenti...
Berhenti tak kembali lagi..
Duhai teman...andai aku pernah menangis di bahumu...
Menceritakan peribadi masalahku...
Sejuta maaf kukirimkan dalam nada ini...
Kerana waktu kian tersingkir dari perjalanan ini...

Duhai teman...
Kisah kita terpatri di lubuk laluan ini...
Andai satu hari bersawang dalam bingkai kenangan...
Nun jauh di pelosok tahun-tahun lalu..
Jangan pernah lupa rebah jatuh bangkit kita...
Jangan lupa sendu tawa sahabat-sahabat semua...

Andai nanti laluan masing-masing memisahkan pertemuan...
Andai nanti ada yang pergi dahulu...
Andai nanti ada yang merangkul sakti duniawi...
Ingatlah...
Penat lelah kita bermula di sini...
Di tempat keramat yang dipenuhi manusia..
Tempat yang diwarnai kepantasan masa...
Tempat yang dikerumuni buku-buku sengsara...
Pahit maungnya tertanam di sini...

Sehinggakan sampai waktu...
Kita di perjalanan ini...
Tak lihat lagi sinar mata...
Jauh tak berantara namun dekat tiada berbatas...
Selamat bertemu kemudian...